
1. Dari tabel hasil percobaan tersebut, rumusan masalah yang tepat dari percobaan tersebut adalah ….
A. Apakah jenis kelamin berpengaruh terhadap suhu tubuh manusia?
B. Bagaimana pengaruh usia terhadap suhu tubuh manusia?
C. Bagaimana pengaruh suhu air yang digunakan untuk mengompres terhadap suhu tubuh manusia?
D. Bagaimana perbedaan suhu tubuh setelah dikompres air es dengan dikompres air hangat?
2. Kesimpulan yang tepat dari hasil percobaan tersebut adalah ….
A. Bila suhu lingkungan lebih rendah dari suhu tubuh (ketika dikompres air es), maka suhu tubuh akan meningkat, sedangkan bila suhu lingkungan lebih tinggi dari suhu tubuh (ketika dikompres air hangat), maka suhu tubuh akan menurun.
B. Bila suhu lingkungan lebih rendah dari suhu tubuh (ketika dikompres air es), maka suhu tubuh akan menurun, sedangkan bila suhu lingkungan lebih tinggi dari suhu tubuh (ketika dikompres air hangat), maka suhu tubuh akan meningkat.
C. Perubahan suhu tubuh pada laki-laki lebih besar daripada perubahan suhu tubuh perempuan.
D. Perubahan suhu tubuh pada perempuan lebih besar daripada perubahan suhu tubuh laki-laki.
5. Dari tabel hasil percobaan di atas, pernyataan tentang hasil percobaan yang benar adalah ….
A. Nanda mengalami kenaikan suhu tubuh yang paling tinggi setelah melakukan aktivitas berlari.
B. Rifa mengalami kenaikan suhu tubuh paling tinggi setelah melakukan aktivitas jalan di tempat.
C. Setelah melakukan aktivitas masing-masing, kenaikan suhu tubuh Dea lebih tinggi dibanding kenaikan suhu tubuh Nanda.
D. Tidak ada yang mengalami kenaikan suhu tubuh setelah melakukan aktivitas.
6. Alasan yang benar terkait kenaikan suhu setelah melakukan aktivitas adalah ….
A. Ketika beraktivitas, akan terjadi peningkatan proses perubahan energi kimia menjadi energi gerak. Proses ini menghasilkan panas yang dapat meningkatkan suhu tubuh.
B. Ketika beraktivitas, denyut jantung berdetak lebih cepat dari biasanya. Proses ini menghasilkan panas yang dapat meningkatkan suhu tubuh.
C. Ketika beraktivitas, peredaran darah semakin cepat. Proses ini menghasilkan panas yang dapat meningkatkan suhu tubuh.
D. Ketika beraktivitas, otot membutuhkan energi lebih banyak. Proses ini menghasilkan panas yang dapat meningkatkan suhu tubuh.
7. Mekanisme pengaturan suhu tubuh ketika suhu lingkungan lebih tinggi dari suhu tubuh yaitu ….
A. Hypothalamus merangsang pengecilan pori-pori kulit, percepatan peredaran darah, dan pengeluaran keringat untuk mengurangi panas tubuh yang berlebihan
B. Hypothalamus merangsang perbesaran pori-pori kulit, percepatan peredaran darah, dan pengeluaran keringat untuk mengurangi panas tubuh yang berlebihan
C. Hypothalamus merangsang pengecilan pori-pori kulit, tubuh mengalami menggigil untuk menghasilkan panas.
D. Hypothalamus merangsang perbesaran pori-pori kulit, tubuh mengalami menggigil untuk menghasilkan panas.
8. Mekanisme pengaturan suhu tubuh ketika suhu lingkungan lebih rendah dari suhu tubuh yaitu ….
A. Hypothalamus merangsang pengecilan pori-pori kulit, percepatan peredaran darah, dan pengeluaran keringat untuk mengurangi panas tubuh yang berlebihan
B. Hypothalamus merangsang perbesaran pori-pori kulit, percepatan peredaran darah, dan pengeluaran keringat untuk mengurangi panas tubuh yang berlebihan
C. Hypothalamus merangsang pengecilan pori-pori kulit, tubuh mengalami menggigil untuk menghasilkan panas.
D. Hypothalamus merangsang perbesaran pori-pori kulit, tubuh mengalami menggigil untuk menghasilkan panas.